| Press Release : HASIL PERTEMUAN DAERAH LINGKUNGAN HIDUP 2009 |
| Wednesday, 28 January 2009 | |
|
WALHI YOGYAKARTA AKAN FOKUS PADA PENGELOLAAN KAWASAN Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir persoalan lingkungan yang di tangani WALHI yogyakarta meliputi : pelanggaran terhadap dokumen AMDAL mencapai 29 kasus, alih fungsi lahan mencapai 37 kasus, pencemaran limbah padat dan cair 21 kasus, serta bencana dalam kategori bencana alam mencapai mencapai 8 kejadian. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan grafik persoalan lingkungan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Berdasarkan hal tersebut, maka dalam Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) WALHI Yogyakarta yang diselenggarakan di Kampung ”Hijau” Gambiran Pandean Umbulharjo Yogyakarta pada tanggal 22 – 25 Januari 2009 telah dihasilkan keputusan untuk mendorong sistem kelola kawasan yang bertumpu pada kekuatan lokal. Adapun cakupan wilayah yang akan menjadi fokus area kerja WALHI Yogyakarta 4 tahun kedepan adalah kawasan Merapi yang berbasis pada 4 Kabupaten yaitu Boyolali, Klaten, Magelang, dan Sleman dengan konsentrasi isu tentang air, hutan, dan tambang. Kemudian kawasan Menoreh berbasis pada 2 kecamatan yaitu Salaman Magelang dan Pengasih Kulon Progo. Lalu kawasan Perkotaan yang berbasis pada wilayah kota Yogyakarta dengan konsentrasi isue tentang sampah, alih fungsi lahan, dan transportasi. Serta kawasan Pesisir Selatan berbasis pada wilayah pesisir Gunung Kidul, Bantul, Kulon Progo, Kebumen, dan Cilacap, dengan konsentrasi isu tentang Petani, Nelayan, dan Karst. Adapun isue utama dalam kerangka kerja WALHI Yogyakarta 4 tahun kedepan adalah : Hutan, Air, Tambang dan Energi, Urban, serta Manajemen Bencana, dengan juga mengacu pada pengelolaan tata ruang yang pro lingkungan dan masyarakat. Dalam PDLH WALHI Yogyakarta tersebut juga dihasilkan keputusan tentang pengembangan kapasitas WALHI Yogyakarta, baik dari sisi pendanaan yang mandiri maupun sumber daya manusia. Terkait dengan pendanaan mandiri, WALHI Yogyakarta akan membentuk badan usaha, sebagai pengembangan usaha yang saat ini sudah dimiliki oleh WALHI Yogyakarta, seperti Kedai Hijau dan Pustaka Hijau. Sedang untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, WALHI Yogyakarta akan membentuk WALHI Institute yaitu forum para alumni WALHI Yogyakarta untuk mendukung kerja-kerja WALHI Yogyakarta. Pada PDLH WALHI Yogyakarta tersebut juga telah berhasil dipilih fungsionaris WALHI Yogyakarta periode 2009-2012 yaitu : Direktur Eksekutif WALHI Yogyakarta : Suparlan, S. Sos. I Dewan Daerah :
|
| Berikutnya > |
|---|
| Gempa |
| Erupsi Merapi |
| Info |
| Relawan |



