Wahana Lingkungan Hidup Indonesia - Yogyakarta

  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Beranda
Press Release : Menolak Konsultasi Publik Rencana Pertambangan dan Pemrosesan Pasir Besi
Monday, 19 October 2009
Adanya Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pertambangan Dan Pemrosesan Pasir Besi yang diadakan pada tanggal 20 Oktober 2009 di gedung kaca Pemkab Kulon Progo sangat disayangkan oleh kami dari WALHI Yogyakarta sebagai organisasi lingkungan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menolak kegiatan tersebut. Adapun landasan kami untuk menolak yakni :

 1.    WALHI Yogyakarta telah menyatakan Mosi tidak percaya pada Komitmen Menteri ESDM dan Bupati Kulonprogo  untuk Penyelamatan Kawasan Ekologi di Pesisir Selatan Jawa karena terlaksananya kontrak karya eksploitasi pasir besi di wilayah Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta pada tanggal 4 november 2008 di Jakarta. Mosi tersebut kami sampaikan lewat surat bernomor 34/SP-1/WY-DE/XI/2008.  Surat tersebut menyatakan bahwa terlaksananya kontrak karya eksploitasi pasir besi di kawasan pesisir selatan jawa khususnya di wilayah Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta pada tanggal 4 november 2008 di Jakarta. Telah menunjukan satu krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan pemerintahan saat ini. Khususnya komitmenya terhadap pembelaaan hak-hak rakyat dan petani serta keberlanjutan ekologi lingkungan.

2.    Sampai saat ini, surat WALHI Yogyakarta kepada Presiden Direktur PT Jogja Magasa Iron dan Kepala Kantor KPL Kabupaten Kulonprogo terkait permintaan data informasi tentang profil/status PT JMI serta pihak-pihak/badan-badan usaha yang bersama JMI terlibat dalam proyek pertambangan pasir besi di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta, belum ditanggapi. Fakta ini menunjukkan bahwa tak ada transparansi soal keberadaan pihak investor maupun pihak terkait lainnya. Padahal hal-hal ini seharusnya telah diketahui publik sejak awal.

3.    Pasca kontrak karya juga disampaikan bahwa produksi akan di lakukan pada tahun 2011/2012, hal ini jelas bertentangan dengan UU no 23 tahun 1997, dimana setiap usaha kegiatan yang berdampak besar dan penting harus di lakukan penyusunan AMDAL. Padahal dalam studi AMDAL jika ternyata implikasi dampak negatif lebih besar maka rencana eksploitasi akan batal dengan sendirinya. Pertanyaannya adalah Bagaimana mungkin jika analisis dampak lingkungan belum di susun, namun sudah ada kepastian kapan akan berproduksi. Hal ini tentu memberikan satu implikasi pelecehan terhadap proses rencana penyusunan AMDAL khususnya bagi pemrakarsa, penyusun, penilai ataupun team komisi AMDAL yang akan menjadi leading sectornya. Karena jalan dan tidaknya eksploitasi pasir besi didasarkan pada AMDAL bukan pada Kontrak karya. Hal ini pula seolah-olah ESDM mengatakan bahwa kontrak karya hukumnya wajib untuk dilaksanakan sebagai dasar eksploitasi pertambangan. Artinya konsultasi publik kali ini hanya sekadar seremonial belaka untuk memenuhi syarat-syarat administrasi belaka.

4.    Bahwa berbagai rangkaian proses pertambangan selama ini telah menimbulkan konflik sosial di tingkatan masyarakat yang sebelumnya hidup sejahtera dan tentram. Artinya masih terjadi problem sosial terkait dengan rencana aksploitasi pasir besi. Sehingga selain telah mengabaikan hak-hak rakyat yang secara gamblang mempertanyakan dan melakukan penolakan, konsultasi publik ini juga sekaligus kembali memicu kembali timbulnya kemarahan publik, konflik horizontal dan vertikal.

Penolakan terhadap Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pertambangan dan Pemrosesan Pasir Besi ini sekaligus menunjukan posisi kami untuk menolak kegiatan pertambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Kulon Progo. Berikutnya, kami meminta kepada pihak legislatif dan yudikatif untuk menghentikan segala proses yang berkaitan dengan usaha pertambangan sebelum ada satu kesepahaman dengan komunitas masyarakat yang selama ini menolak rencana pertambangan.

 
Berikutnya >
Kawasan Merapi
Kawasan Merapi
Monday, 01 January 2007
Gunung Merapi yang mempunyai ketinggian 2911 mdpl, dan merupakan salah satu gunung berapi didunia... Baca lebih lanjut...
Penambangan Pasir di Merapi : Semakin Merusak, Semakin Merugikan
Tuesday, 30 November 1999
Rabu (15/11/2006) Setelah lokasi penambangan pasir beberapa perusahaan di Kecamatan... Baca lebih lanjut...
Somasi Walhi Jogjakarta Terhadap Menteri Kehutanan RI
Monday, 22 January 2007
Oleh : SuparlanSomasi Walhi Jogjakarta Terhadap Menteri Kehutanan RI Terkait Pendirian Bangunan... Baca lebih lanjut...
Gugatan Hukum Walhi dan Masyarakat Merapi Belum Berakhir
Saturday, 10 February 2007
Gugatan Hukum Walhi dan Masyarakat Merapi Atas Pembatalan Status TNGM Belum Berakhir Selasa... Baca lebih lanjut...
Kawasan Menoreh
Kawasan Menoreh
Monday, 01 January 2007
Pegunungan Menoreh merupakan kawasan yang secara adminsitratif terletak di Kabupaten Magelang dan... Baca lebih lanjut...
Kawasan Perkotaan
Opini : PDAM, Air (Bukan) untuk Rakyat
Tuesday, 23 September 2008
Umbu Wulang TAP (Relawan WALHI)    Akhir-akhir ini saat perhatian publik tengah... Baca lebih lanjut...
Banyu Panguripan, di Titik Nadir?
Friday, 08 August 2008
Sekitar 85 % sumber air atau sumur di Yogyakarta telah tercemar bakteri E-coli dan sebagian... Baca lebih lanjut...
Kawasan Perkotaan
Monday, 01 January 2007
Kota sebagai pusat pemerintahan dan aktifitas masyarakat yang sangat kompleks merupakan daerah... Baca lebih lanjut...
Untuk Udara Bersih, Kami TIDAK BUTUH Dana Hutang
Wednesday, 13 December 2006
Rabu (13/12/2006) Better Air Quality (BAQ) workshop adalah rangkaian dari strategi dan rencana aksi... Baca lebih lanjut...
Advokasi Atas Sumber Daya Air Masyarakat di Jogjakarta
Friday, 05 May 2006
Jumat (05/05/2006) Air adalah sesuatu yang sulit untuk disubtitusi, meski oleh produk-produk modern... Baca lebih lanjut...
Kawasan Pesisir
Mosi Tidak Percaya
Thursday, 06 November 2008
Surat dengan no 34/SP-1/WY-DE/XI/2008 dengan hal : Mosi Tidak Percaya yang ditujukan kepada Menteri... Baca lebih lanjut...
Press Release : Kontroversi Pasir Besi di Kulonprogo
Thursday, 23 October 2008
Nomor    : 33/SP/WY-DE/X/2008Hal         : Press release... Baca lebih lanjut...
Krisis Air di Dusun Soka-Ngoro Oro
Thursday, 21 September 2006
Siang itu terik begitu menyengat, berbondong-bondong warga terlihat diantara bukit-bukit kapur... Baca lebih lanjut...
Press Release : Menolak Konsultasi Publik Rencana Pertambangan dan Pemrosesan Pasir Besi
Monday, 19 October 2009
Adanya Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pertambangan Dan Pemrosesan Pasir Besi yang diadakan pada... Baca lebih lanjut...
PENYELAMATAN KAWASAN PESISIR DAN LAUT DARI INTERVENSI ASING
Saturday, 16 May 2009
Tiga tahun terakhir, Indonesia telah mencatat rekor dengan menggelar pertemuan internasional yang... Baca lebih lanjut...

Sahabat Lingkungan Yogyakarta
Katalog Online Perpustakaan

Organ Support

Sahabat Lingkungan Yogyakarta
Sahabat Lingkungan Yogyakarta
Kedai Hijo Yogyakarta

Pengunjung Online

Saat ini adai 8 tamu-tamu online

Total Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini74
mod_vvisit_counterKemarin133
mod_vvisit_counterMinggu ini207
mod_vvisit_counterBulan ini855
mod_vvisit_counterSemua114918