Performa Cemerlang Ole Romeny di Timnas Tak Membawa Perhatian Oxford United

Nama Ole Romeny kini menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola, bukan karena performanya di klub, melainkan karena perbedaan nasib yang dialaminya antara Timnas Indonesia dan Oxford United.
Striker yang memiliki darah Indonesia ini menunjukkan performa yang mengesankan saat membela Timnas dalam kompetisi FIFA Series 2026. Namun, ironisnya, pencapaian tersebut belum cukup untuk menjamin posisinya di skuad klubnya saat ini.
Dalam dua laga yang dilakoninya bersama Timnas Indonesia, Romeny tampil sangat efektif. Ia berhasil menyumbangkan satu gol dan dua assist, termasuk peran pentingnya saat Indonesia meraih kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Penampilan gemilang tersebut bahkan mendapatkan pengakuan dari pihak klubnya.
“Ole Romeny menunjukkan performa yang luar biasa untuk Indonesia dalam kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis pada semifinal FIFA Series,” demikian pernyataan resmi dari Oxford United.
“Dia mencatatkan dua assist di babak pertama, yang sangat membantu dalam mengendalikan jalannya permainan, sebelum menambah golnya sendiri tak lama setelah jeda,” lanjut pernyataan tersebut.
Sayangnya, pengakuan tersebut tidak sejalan dengan situasi yang dihadapinya di kompetisi domestik Inggris. Romeny justru terpinggirkan dari skuad Oxford United. Setelah kembali dari tugas internasional, namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipilih oleh pelatih Matt Bloomfield.
Dalam pertandingan melawan Portsmouth yang berakhir imbang 2-2, Romeny tidak termasuk dalam 20 pemain yang dibawa. Ini menjadi absennya yang ketujuh secara berturut-turut dari skuad pertandingan.
Kali terakhir Romeny terdaftar sebagai pemain adalah pada 28 Februari saat melawan West Bromwich Albion, meskipun hanya duduk di bangku cadangan. Penampilan terakhirnya di lapangan terjadi dua hari sebelumnya, saat menghadapi Stoke City, di mana ia bermain selama 24 menit sebagai pemain pengganti.
Sejak saat itu, namanya seolah menghilang dari radar skuad Oxford United. Hampir dua bulan berlalu tanpa kesempatan bermain, meskipun kondisinya dilaporkan dalam keadaan bugar.
Kondisi ini menuai reaksi dari para pendukung Timnas Indonesia di media sosial. Banyak yang mempertanyakan keputusan klub, bahkan ada yang menyeret nama Erick Thohir, yang dikenal memiliki hubungan dengan Oxford United dan juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Kekecewaan publik tidak tanpa alasan yang jelas. Di satu sisi, Romeny menunjukkan produktivitas yang tinggi saat mengenakan jersey Garuda. Namun di sisi lain, ia kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan dari manajemen klubnya.
➡️ Baca Juga: Tren Ekonomi yang Akan Menguasai Tahun Ini
➡️ Baca Juga: Edukasi Mengenai Trilemma Skalabilitas Blockchain dalam Cryptocurrency




