Bank Kalteng Diminta Tingkatkan Layanan Pencairan BLT Kartu Huma Betang Setelah Protes Mahasiswa

Pelayanan pencairan BLT Kartu Huma Betang yang diselenggarakan oleh Bank Kalteng Cabang Utama (KCU) Palangka Raya dilaporkan mengalami berbagai kendala yang serius. Situasi ini telah memicu reaksi keras dari kalangan aktivis mahasiswa yang merasa prihatin terhadap kondisi masyarakat.
Ketua Umum PW SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menyatakan bahwa pemandangan masyarakat yang terpaksa mengantre berjam-jam hingga kelelahan merupakan cerminan nyata dari ketidakmampuan manajemen dalam memberikan pelayanan yang baik.
“Sangat menyedihkan. Di satu sisi, Gubernur kita berjuang keras untuk memberikan bantuan melalui Kartu Huma Betang, tetapi di sisi lain, beberapa oknum di Bank Kalteng justru membuat rakyat menderita dengan antrean yang sangat tidak manusiawi,” ungkap Afan dalam pernyataannya pada Kamis, 19 Maret 2026.
Afan juga menyampaikan ‘Tiga Instruksi Rakyat’ (TIRAK) yang berisi tuntutan dari SEMMI Kalteng. Tuntutan pertama adalah agar Direksi Bank Kalteng segera mencopot Kepala KCU Palangka Raya dari jabatannya.
“Gubernur sudah melakukan inspeksi mendadak, namun tidak ada perubahan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa Kepala KCU tidak mampu menjalankan tugasnya. Tidak ada pilihan lain, selain mencopot jabatan tersebut,” tegas Afan.
Selain itu, tuntutan kedua dari SEMMI adalah perlunya penambahan loket khusus untuk memperlancar proses pencairan BLT, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu dalam antrean yang panjang.
SEMMI juga meminta agar disediakan tenda dan kursi yang layak, serta penambahan loket khusus untuk pencairan BLT Kartu Huma Betang agar masyarakat tidak terpaksa menunggu berlama-lama.
Ketiga, SEMMI mendesak agar ada transparansi terkait kesulitan yang dihadapi Bank Kalteng dalam menangani pencairan Kartu Huma Betang. Mereka beranggapan bahwa program ini sudah direncanakan dengan matang oleh Pemerintah Provinsi.
“Jangan sampai ada kesan bahwa Bank Kalteng sengaja menghambat program unggulan Gubernur,” tegasnya.
Afan juga mengingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan yang berarti di lapangan serta tindakan tegas terhadap pimpinan KCU, SEMMI akan mengambil langkah-langkah yang lebih tegas.
“Kami sudah mengumpulkan data dari masyarakat yang merasa kecewa. Jika aspirasi ini diabaikan, kami akan memimpin aksi massa secara langsung. Kami akan menduduki Kantor Pusat Bank Kalteng hingga Kepala KCU dipastikan keluar dari jabatannya! Jangan coba-coba menguji kesabaran mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
➡️ Baca Juga: Mod Hytale Ini Memperindah Pengalaman Bermain Anda! Ikuti Langkah Instalasinya
➡️ Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas US$80 per Barel Akibat Perang Iran yang Berlangsung




