Iran Tetapkan Rute Alternatif Kapal Lintasi Selat Hormuz Karena Ranjau Laut

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Kamis, 9 April 2026, mengumumkan penetapan rute alternatif untuk kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap risiko ranjau laut yang meningkat, di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.
Angkatan Laut IRGC telah mengeluarkan peringatan mengenai adanya “situasi perang” di wilayah Teluk dan Selat Hormuz, serta potensi keberadaan ranjau laut di jalur utama. Hal ini diungkapkan melalui laporan dari Mehr News Agency, yang juga menyertakan peta rute alternatif yang baru ditetapkan.
Setiap kapal yang berlayar melalui jalur strategis ini diwajibkan untuk mengikuti rute alternatif yang telah ditentukan “hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Kapal-kapal tersebut juga diminta untuk berkoordinasi dengan Angkatan Laut IRGC guna memastikan keselamatan selama pelayaran dan menghindari risiko ranjau laut.
Dalam pernyataan resmi, AL IRGC menekankan, “Dengan mempertimbangkan kondisi perang di Teluk dan potensi ranjau laut yang ada di jalur utama, semua kapal wajib mematuhi rute navigasi alternatif yang telah ditetapkan.”
Untuk lalu lintas kapal yang masuk, mereka diarahkan untuk berlayar ke utara dari Teluk Oman, melewati Pulau Larak, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Teluk.
Sebaliknya, untuk lalu lintas keluar, kapal-kapal akan berangkat dari Teluk, melalui selatan Pulau Larak, dan bergerak menuju Teluk Oman.
Keadaan di Selat Hormuz saat ini masih belum stabil, terutama setelah Iran mengumumkan penutupan total serta pembukaan bersyarat, menyusul pengumuman gencatan senjata sementara dengan Amerika Serikat.
Sumber dari pemerintah Pakistan menyebutkan bahwa delegasi dari AS dan Iran dijadwalkan untuk mengadakan pembicaraan “langsung” di Islamabad. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mencapai “gencatan senjata permanen” yang diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari.
Negosiasi yang direncanakan untuk dimulai pada hari Sabtu ini diperkirakan akan berlangsung lebih dari satu hari, menurut sumber yang sama.
➡️ Baca Juga: Tiga Warga Blora Terluka Parah Akibat Ledakan Gas Elpiji yang Mengancam Nyawa
➡️ Baca Juga: Radja Nainggolan Ungkap Penyebab Kariernya Terhambat di Timnas Belgia karena Konflik dengan Roberto Martinez




