Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menemani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rangkaian safari Ramadhan yang berlangsung di Mapolda Jawa Timur pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan semangat kebersamaan.
Saat kedatangan, Kapolri disambut dengan pertunjukan hadrah dari anggota kepolisian setempat. Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Bripda Maulana Ilyas, menambah suasana khidmat dalam kegiatan tersebut.
Di hadapan masyarakat, Kapolri menyampaikan pentingnya persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang. Dengan menjalin kekompakan, diharapkan setiap permasalahan yang muncul dapat diatasi demi menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa.
“Ke depan, kita perlu mempersiapkan diri menghadapi situasi yang sulit diprediksi. Keberagaman yang ada di Indonesia adalah kekuatan kita untuk bersatu,” ungkap Sigit, menekankan pentingnya kolaborasi di tengah keragaman budaya.
Sigit juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menyukseskan agenda mudik lebaran tahun ini. Ia menekankan pentingnya memberikan layanan yang humanis dan selalu mengutamakan keselamatan para pengguna jalan.
“Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk layanan kami kepada masyarakat. Kami meminta agar setiap pemudik berhati-hati selama perjalanan,” jelasnya, mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan keselamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan optimal kepada pemudik. Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan mudik, agar merasa nyaman menitipkan rumah dan kendaraan di kantor polisi terdekat sebagai bentuk pengabdian Polri.
Selaras dengan pernyataan Kapolri, Kakorlantas menegaskan bahwa mudik bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan juga saat yang tepat untuk bertemu dan merindukan kampung halaman serta keluarga tercinta.
Oleh karena itu, kehadiran negara sangat penting untuk menjamin keselamatan para pemudik saat pulang dan pergi dari kampung halaman mereka.
“Mudik adalah perjalanan yang penuh rasa rindu, baik kepada kampung halaman maupun keluarga. Kehadiran negara di lapangan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga tiba di tujuan dan bertemu dengan keluarga,” tambahnya, menekankan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan.
Sebagai bagian dari kegiatan safari Ramadhan, Kapolri juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada anak-anak yatim. Acara tersebut ditutup dengan Mauidhah Hasanah serta doa penutup yang dipimpin oleh KH. Manshur, pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, yang memberikan nuansa spiritual dalam kegiatan tersebut.
➡️ Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet dengan Menjadi Konsultan Online
➡️ Baca Juga: Menemukan Keseimbangan: Cara Mengatur Waktu Kerja dan Pribadi
