Jakarta – Pendiri serial animasi anak Nussa Rara, Aditya Triantoro, akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang setelah pernyataan mengejutkan dari mantan istrinya, Annisa Hadiyanti.
Sebelumnya, Annisa Hadiyanti sempat mengungkapkan dugaan bahwa karakter Umma dalam animasi populer tersebut terinspirasi dari sosok perempuan yang disebut-sebut sebagai selingkuhan Aditya Triantoro. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai isu ini.
Isu tersebut kembali mencuat setelah dibahas dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo. Dalam kesempatan itu, Denny Sumargo langsung menanyakan kabar yang beredar mengenai karakter Umma kepada Aditya.
“Katanya karakter Umma di Nussa Rara terinspirasi dari selingkuhanmu?” tanya Denny Sumargo, merujuk pada video YouTube yang diunggah pada Rabu, 11 Maret 2026.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Aditya Triantoro dengan tegas membantah tudingan yang beredar. Ia menjelaskan bahwa pembuatan animasi Nussa Rara adalah hasil kerja tim yang melibatkan banyak orang, bukan hanya dirinya sendiri.
“Karya animasi ini dibangun oleh ratusan individu, bukan hanya oleh saya. Meskipun ada tiga pendiri, tim yang bekerja di belakang layar sangatlah banyak,” ujar Aditya Triantoro.
Ia menjelaskan bahwa dalam proses produksi animasi tersebut terdapat berbagai divisi yang masing-masing memiliki peran penting, mulai dari tim desain, pencahayaan, animasi, hingga tahap rendering.
Menurutnya, karakter-karakter dalam serial ini merupakan hasil kolaborasi kreatif dari berbagai orang yang terlibat dalam proyek tersebut.
“Ada tim desain, tim lighting, animasi, dan rendering. Tim desain inilah yang bertanggung jawab untuk menciptakan Nussa Rara, terutama chief creative officer yang memberikan persetujuan akhir,” tambahnya.
Aditya Triantoro kembali menegaskan bahwa karakter Umma tidak terinspirasi dari dirinya secara pribadi. Ia menyebutkan bahwa sangat tidak mungkin untuk mengaitkan sosok tersebut langsung kepada dirinya, mengingat keputusan kreatif dalam produksi animasi melibatkan proses persetujuan yang ketat dari tim kreatif.
“Jika dibilang terinspirasi, perlu diingat bahwa ada puluhan orang yang terlibat dalam penciptaan ini, tidak mungkin hanya dari saya. Secara struktural, ada seorang creative officer yang memberikan persetujuan,” ungkapnya.
Meski demikian, Aditya mengakui bahwa karakter utama Nussa dan Rara memang berasal dari ide awal yang ia kembangkan. Ide tersebut kemudian disempurnakan bersama tim produksi yang lebih besar.
➡️ Baca Juga: Mengapa Memiliki Hobi Itu Penting untuk Kesehatan Mental
➡️ Baca Juga: Cara Menjaga Lingkungan dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
