Jakarta – Pelita Jaya Basketball Jakarta terus menunjukkan performa yang mengesankan di ajang IBL 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di GMSB Kuningan, Jakarta, pada Jumat malam, tim yang dilatih oleh David Singleton ini berhasil meraih kemenangan ke-13 secara beruntun setelah mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor yang cukup meyakinkan, 95-64.
Amorie Archibald menjadi bintang pada pertandingan kali ini. Pemain asing yang menjadi andalan Pelita Jaya ini tampil luar biasa, mencatatkan triple-double dengan 22 poin, 10 rebound, dan 13 assist.
Setelah pertandingan, Archibald menyatakan bahwa kunci keberhasilan timnya tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada mentalitas untuk menikmati setiap pertandingan tanpa menganggap remeh lawan yang dihadapi.
“Kami bersenang-senang di pertandingan ini. Kami percaya diri dengan semua skema permainan yang kami terapkan, baik dalam pertahanan maupun serangan. Tim kami selalu berusaha bermain dengan baik dan tidak meremehkan lawan. Kami hanya berupaya untuk mempertahankan standar permainan kami,” ungkap Archibald.
Meskipun hasil akhir menunjukkan skor yang mencolok, Pelita Jaya sempat mengalami tekanan di awal kuarter pertama. Pacific Caesar mampu memimpin 13-11 hingga menit keenam. Namun, mentalitas juara dari tim tuan rumah mulai terlihat. Pelita Jaya segera memperkuat pertahanan mereka, terutama terhadap dua pemain kunci lawan, Xavier Cannefax dan AJ Bramah.
Dengan berhasil mencetak tiga tembakan tiga angka yang krusial di sisa waktu kuarter pertama, Pelita Jaya berbalik unggul 30-17. Sejak saat itu, mereka sepenuhnya mengendalikan permainan.
Dominasi Pelita Jaya semakin tak terelakkan pada kuarter kedua. Efisiensi tembakan mereka sangat mengesankan, dengan akurasi mencapai 17 dari 24 percobaan tembakan dua angka di paruh pertama. Selain Archibald, Jeffree Withey juga menunjukkan performa dominan dengan catatan double-double, mencetak 28 poin dan 12 rebound, diikuti oleh Darious Moten yang menyumbangkan 14 poin.
Di sisi lain, pertahanan Pelita Jaya berhasil membuat penggempur-penggempur Pacific frustrasi. Meskipun AJ Bramah mampu mencetak 23 poin, dia harus berjuang keras dengan hanya memasukkan 10 dari 29 percobaan tembakannya. Sementara itu, Xavier Cannefax tidak dapat berbuat banyak dan gagal dalam semua (tujuh) upaya tembakan tiga angkanya.
➡️ Baca Juga: Membangun Kepercayaan Diri: Tips untuk Menjadi Lebih Percaya Diri
➡️ Baca Juga: Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai 13 Maret, 6.800 Personel dan 101 Pos Siap Dikerahkan
