Masa depan Bojan Hodak sebagai pelatih Persib Bandung masih menyisakan ketidakpastian menjelang akhir kontraknya yang berlaku hingga Mei 2026.
Persib tampaknya sangat berkeinginan untuk mempertahankan Hodak, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam meraih dua gelar juara sejak penunjukannya pada 26 Juli 2023.
Namun, hingga saat ini, kesepakatan antara kedua belah pihak belum terwujud. Hodak sendiri mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan pihak manajemen, termasuk para petinggi klub, terus berlangsung meski belum menemukan titik temu.
“Kami sedang dalam tahap pembicaraan yang aktif,” kata Hodak dalam sebuah wawancara yang dilansir dari laman I-League pada Jumat, 10 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa tawaran dari klub sebenarnya sudah cukup baik. Namun, ada berbagai pertimbangan lain yang membuat proses negosiasi ini lebih rumit dan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan.
“Mereka memberikan penawaran yang menguntungkan, Pak Glenn (Sugita) menawarkan sesuatu yang menarik. Namun, ada beberapa aspek lain dalam hidup saya yang harus saya pikirkan,” lanjut Hodak.
Di tengah situasi yang belum pasti ini, Hodak tetap menunjukkan sinyal positif terkait masa depannya di Persib. Ia mencatat bahwa dukungan penuh dari manajemen, terutama dalam proses penyusunan skuad untuk musim ini, menjadi salah satu pertimbangan penting bagi dirinya.
Persib juga dinilai telah berhasil membangun tim yang sangat kompetitif. Proses untuk mendatangkan pemain berkualitas berjalan cukup baik, meskipun tidak selalu mudah.
Catatan performa tim di musim ini semakin menguatkan posisi Hodak sebagai pelatih. Dalam 26 pertandingan, Persib berhasil mencatatkan 19 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan, menunjukkan konsistensi yang mengesankan di papan atas klasemen.
Selain fokus pada target jangka pendek, Hodak juga memiliki visi yang jelas untuk melakukan regenerasi skuad sebagai bagian dari rencana pembangunan tim dalam jangka panjang.
“Saya masih berkomunikasi dengan Pak Glenn. Saya berharap semua akan berjalan lancar di akhir proses ini,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Pramono Siap Fasilitasi Warga Jakarta Menuju Sirkuit E-Prix di Ancol 21 Juni 2025
➡️ Baca Juga: Kevin Diks Memimpin Tim, Borussia Moenchengladbach Kesulitan Melawan Bayern Munich
