Prabowo Ungkap Belasungkawa Mendalam atas Kepergian Ali Khamenei

Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara resmi menyampaikan pernyataan duka cita dari Pemerintah Indonesia atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, yang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Surat belasungkawa tersebut disampaikan oleh Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Jakarta.

“Saya menyampaikan surat dari Presiden Prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian, sebagai ungkapan duka cita mendalam dari Indonesia atas kepergian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI seperti yang dilaporkan di Jakarta pada hari Rabu.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi mendiskusikan mengenai meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu balasan serangan dari Teheran ke beberapa lokasi di Teluk Persia.

Pada kesempatan yang sama, Sugiono menekankan pentingnya menghormati hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan mendorong upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan yang sedang terjadi.

Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap beberapa target di Iran, termasuk di Teheran, dengan mengakibatkan kerusakan dan korban di kalangan masyarakat sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei telah gugur dalam serangan tersebut.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal balasan yang ditujukan pada wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah. Ketegangan di kawasan ini semakin meningkat di tengah berlangsungnya perundingan nuklir yang diadakan di Jenewa antara AS dan Iran, yang dimediasi oleh Oman.

Menanggapi situasi konflik yang berkembang di Timur Tengah, Pemerintah Indonesia menyerukan agar permusuhan segera dihentikan dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog demi menciptakan kembali kondisi yang stabil di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan dari Kementerian Luar Negeri RI pada hari Selasa, 3 Maret, Sugiono mengungkapkan bahwa ia telah melakukan komunikasi melalui telepon dengan Menlu Iran, Abbas Araghchi, untuk mendiskusikan situasi yang semakin memanas di Timur Tengah, serta menyampaikan niat Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dialog dan mediasi antara pihak-pihak yang sedang berkonflik.

➡️ Baca Juga: Apa Itu Bisnis dan Bagaimana Cara Kerjanya

➡️ Baca Juga: Kegiatan Outdoor yang Menyenangkan untuk Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga

Exit mobile version