depo 10k depo 10k
berita

Negara Hadir untuk Lindungi Anak Rentan Melalui Program Sekolah Rakyat yang Efektif

Kehadiran negara dalam melindungi anak-anak, terutama dari kelompok yang paling rentan, semakin diperkuat melalui pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang kini diperluas di berbagai wilayah.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu contoh komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak melalui pendidikan yang inklusif, terintegrasi, dan berfokus pada perlindungan sosial.

Program ini bukan hanya sekadar alat untuk meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga merupakan manifestasi nyata dari intervensi negara dalam memastikan hak dasar anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Ahmad Masyhuri, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak NTB, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari kelompok paling rentan, terutama mereka yang berada pada desil terendah dalam hal kesejahteraan.

“Tujuan utama dari pembentukan Sekolah Rakyat adalah untuk melindungi anak-anak yang berada di garis terbawah kesejahteraan. Prioritas kami adalah desil 1 dan 2, yang mencakup mereka yang benar-benar tidak mampu,” ungkapnya dalam keterangan tertulis pada 18 April 2026.

Lebih dari sekadar memberikan akses pendidikan gratis, Sekolah Rakyat menerapkan pendekatan holistik yang menempatkan anak sebagai subjek utama dalam pembangunan. Lingkungan belajar yang ramah anak menjadi fokus utama, dengan perhatian khusus pada kondisi psikologis dan sosial peserta didik.

“Sekolah Rakyat tidak hanya menerima anak-anak dari keluarga yang kurang mampu, tetapi juga mereka yang memiliki latar belakang sosial yang kompleks, seperti korban penelantaran atau yang mengalami trauma akibat peristiwa tertentu,” tambahnya.

Ini menunjukkan bahwa negara menyadari kompleksitas masalah yang dihadapi oleh anak-anak rentan dan menanggapi situasi tersebut dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Dari segi fasilitas, Sekolah Rakyat dirancang dengan standar yang memadai dan modern. Semua kebutuhan siswa, mulai dari biaya pendidikan, akomodasi, konsumsi, hingga sarana pembelajaran berbasis teknologi, sepenuhnya ditanggung oleh negara.

“Anak-anak sudah menggunakan komputer, belajar dengan media digital, bahkan papan tulis yang digunakan juga sudah elektrik. Fasilitas yang disediakan sangat baik,” ujar Masyhuri.

Penyediaan fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa negara berupaya untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara kelompok yang mampu dan yang tidak mampu.

Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat merupakan representasi konkret dari kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dan kelompok rentan. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, tetapi juga sebagai instrumen perlindungan sosial yang berpotensi memutus siklus kemiskinan.

➡️ Baca Juga: Mod Hytale Ini Memperindah Pengalaman Bermain Anda! Ikuti Langkah Instalasinya

➡️ Baca Juga: Harga Emas 30 Maret 2026: Pergerakan Turun Harga Produk Antam dan Global

Related Articles

Back to top button